kalah itu kenyataan, menang itu pasti
Hay days...
Dia termurung sepi, ntah galau apa yang di pikirkannya, pagi
sekali dia terbangun walaupun hanya tertidur mulai pukul empat dini hari,
bingung dengan apa yang dia ingin perbuat hanya mengabiskan rokok yang telah di
bakar di tangan kirinya dan sesekali mencicipi kopi yang telah dingin sisa
semalam. Mungkin orang yang melihatnya mengira dia baru kalah taruhan bola,
atau tim kesayangannya gagal lolos ke babak selanjutnya pada pertandingan
semalam, tapi...sepertinya lebih dari itu.
Di hari kemarin, seperti hari yang tak bersahabat buatnya,
dia bangun pagi itu dengan semangatnya walaupun di hari itu libur kerja,
rencana semalam dia akan membereskan kamarnya yang seperti kapal pecah untuk
mengisi libur kerjanya. Jam lima dia terbangun walaupun sepertinya masi nikmat
untuk tidur, karena cuaca itu sedikit hujan dan hawa dingin sampai ke bantalnya,
dia bisa melawannya, mungkin buat dia menikmati libur dengan hanya tidur
percuma saja, tapi memang sangat berbeda dengan yang diharapkannya, alih – alih
mencoba memulai pagi itu dengan cerita baik & sangat di rencanakan,
berantakan.
Terkejut itulah perasaan yang dia rasakan pagi itu, setelah
dia hidupkan notebook dan hanya memutar musik kesukaannya, dia tinggalkan
notebook itu karena dia mendengar di luar pagar, tukang sampah sudah mengambil
sampahnya, terburu dia mencoba menghampirinya untuk menyampaikan pesan, “kemana
saja pak, selama ini? Sudah seminggu sampah saya tidak di ambil.” Dengan nada
menyinggung dan dia paham sekali bahwa dua hari sekali Bapak tukang sampah itu
pasti datang mengambil sampah, ya....pertanyaan itu benar – benar membuatnya
bertanya – tanya semalaman, karena sampah sudah menumpuk dan bau sudah mulai
tercium sampai ke teras depan rumahnya, itulah mengapa sudah beberapa hari ini dia tidak menikmati kopi di posisi
biasa dia duduk, depan teras rumah. Tapi jawaban tukang sampah itu membuat dia
terdiam, karena bukannya menjawab dengan memberikan alasan tapi tukang sampah
itu malah menyampaikan keluh kesah pekerjaannya, karena tidak ingin terpancing
emosi dia tinggalkan saja tukang sampah itu, dengan pertanyaannya yang masih
jauh dari harapan jawaban yang di terima.
Cuaca di luar masih gerimis, semangat pagi itu tetap saja
ada, walaupun tukang sampah itu membuat Mood dia agak berkurang, tapi dia
membuat keyakinan sendiri di dirinya semua orang mempunyai masalah, mungkin
bapak itu baru saja melewati hari – hari pekerjaannya dengan berat.
Dia mulai mengambil sapu sampai merapihkan pakaian yang mungkin
sudah berminggu – minggu ada di atas kasurnya. Dan semua selesai sekitar pukul
sebelas siang, merasa puas dia rayakan dengan membuat secangkir kopi, itulah
kopi pertama dia di hari itu, mungkin kalian harus tau, sehari dia bisa
menghabiskan 3 – 5 cangkir kopi setiap harinya, apalagi kalau hari itu libur
kerja, mungkin bisa lebih.
Dinikmatinyalah kopi itu, sambil memantau di smartphone nya
soal berita Pilkada yang sedang di laksanakan di beberapa kota besar, dia
sangat excited soal itu, bahkan bukan saja dia mungkin semua orang mendadak
menjadi politisi, karena Pilkada kali ini benar – benar penuh dengan cerita dan
drama. Belum habis kopi di cangkir dia, dia mulai gerah karena keringat bekas
dia olahraga membereskan kamarnya sudah mulai mengering, mandi itulah yang
dipikirkannya, benar – benar hawa dingin tidak melunturkan sedikitpun rasa
malas dia hari itu.
Snack bahkan sisa martabak yang dia beli semalam tidak ada
lagi di kulkasnya, sekitar pukul dua siang dia keluar rumah walaupun cuaca di
luar rumah hujan, dia pergi berencana membeli soto di warung langganannya, yang
dia suka sebenarnya bukan soto jualan mamas itu tetapi ketertarikan mamas itu
pada sepak bola, iya...mamas itu selalu membahas sepak bola ketika betemu dia
di warungnya ntah itu hasil pertandingan ataupun jadwal pertandingan, dia
bercerita layaknya seperti komentator sepak bola TV. Kebetulan di hari itu,
malam sebelumnya tidak ada pertandingan sepak bola, dan dia tahu yang jadi
trending topic hari ini adalah soal Pilkada.
Mungkin dia lupa sebentar soal itu dan baru saja teringatkan
karena di warung soto tersebut ada yang membahas soal itu, dia mendengarnya,
dia buka smartphone nya, mengecek hasil quickcount yang di lakukan beberapa
lembaga independent (walaupun banyak yang membuat hasil quickcount secara
berpihakan). Benar saja, seperti dugaannya pasangan yang kontroversial tersebut
unggul dari beberapa survey lembaga independent.
Tidak ada yang special hari itu, bahkan betemu teman –
temannya pun dia tidak. Bukan karena hari itu dia anti sosial tapi cuaca dari
pagi sampai malam hari tidak berenti hujan, itulah yang membuatnya nyaman
dengan kesendiriannya di rumah di depan notebook nya.
Malam hari hujan berenti sekitar pukul delapan, seperti
dugaannya teman – teman yang rindu dengannya mengirimkan chat, menanyakan
dimana posisinya. Menjawab dengan balasan sama kesemua temannya “di rumah”.
Tanpa ada aba – aba satu persatu temannya datang meramaikan keadaan rumah yang
hampir seharian itu sepi, ada empat orang di rumahnya, kopi dan sebungkus
gorengan menemani malam itu, pembahasan sama setiap harinya seperti mereka tak
ada bosannya membahas cerita itu – itu saja.
Dan sampai juga trending topic hari itu di obralan malam
mereka, soal politik selalu ada yang berbeda pendapat, sama halnya dengan tim
favorit sepak bola, mereka mempunyai jagoannya masing – masing. Kali ini
layaknya seperti politisi besar, mereka menyampaikan pendapat politiknya masing
– masing, dia seperti itu juga ntah mengapa malam yang dingin itu serasa panas
dengan debat kecil soal pembahasan politik itu.
Perhitungan resmi hasil Pilkada sudah mulai di umumkan oleh
lembaga resmi Pilkada. Seperti dugaan tokoh kontroversial itu kalah, melihat
kebelakang berbagai cara dilakukan untuk menjegal pasangan calon musuhnya,
mulai dari mengangkat isu – isu negatif & berita soal urusan pribadi.
Disini bisa kita tarik kesimpulan, apapun yang kita lakukan
& apapun halangannya asal kita bersungguh – sungguh mudah – mudahan hasil
yang kita harapkan bakal terjadi, terkadang hasil akhir tak seperti harapan, tapi
yakin rencana Tuhan itu lebih indah...tetap semangat & positif thinking
apapun hasilnya



0 komentar:
Posting Komentar