HUMA BAGHI DI KABUPATEN LAHAT
Akhir tahun 2016 tepatnya tanggal 19 – 20 Desember, untuk
bantuin Istri dari Bos di Kantor melakukan Survey / Bahan Kulia S3 Di Jerman....tepatnya
di Desa Lubuk Sepang Kec. Pulau Pinang Kab. Lahat & Desa Bangke di Kec.
Kota Agung Kab. Lahat.
Data yang di ambil berupa data penduduk, bangunan rumah lama
( Huma Baghi) dll...
Gua sangat excited saat di ajak bantu – bantu buat tugas
ini, karna salah satu desa yang bakal di datengin adalah kampung halaman gua
sendiri, Desa Bangke...
Hari ke 2 tepatnya tanggal 20 Desember saatnya giliran
Survey di Desa Bangke setelah sebelumnya di Desa Lubuk Sepang...wah....kayak
napak tilas, dimana di Desa ini semasa kecil nenek gua tinggal, lingkungan yang
masi Asri, keadaan masyarakatnya yang masi sangat kental idup bersosialiasi
& sangat ramah...& yg buat gua tambah bangga ketika tugas survey udah
di mulai, mulai dr menaiki rumah satu persatu untuk mewawancarai warga, di
selah wawancara gua memperkenalkan diri gua, klo nenek gua asli dari desa
ini....& bangganya mereka masi banyak yang tau dg nenek gua & menjadi
respect dg kehadiran gua
Tapi kali ini gua bukan bahas soal itu, gua akan lebih fokus
tuk cerita tentang bangunan rumah lama ( Huma Baghi ) yang ada di Desa / Dusun
Desa Bangke Kec. Kota Agung Kab. Lahat
Menurut Kades Desa Bangke Bpk Gunawan (kades pd waktu tahun
2016) “memang betul klo di Desa Bangke ini masi banyak terdapat Rumah Lama (
Huma Baghi ), sekitar ada belasan rumah (gua juga lupa tuk itung berapa tepatnya)
, dulu bahkan bisa lebih banyak lagi, karena sebagian ada yang rusak di makan
waktu & ada pula yang di bawak ke Jakarta untuk di bangun ulang disana
(mngkin karna rindu kampung halaman & Jarang untuk pulang jadi rumahnya di
bawak kesana...hehe) “
Huma Baghi di Desa Bangke terdapat ukir – ukirannya mulai
dari pintu, daun pintu, kusen, dll....
Menurut warga pemilik rumah itu sendiri, rumah ini sudah ada
sejak nenek mereka, sedangkan warga tsb berumur di atas 50 tahun, jadi kira –
kira klo uda ada sejak nenek mereka, mungkin bisa diperkirakan umur rumah ini
di atas 100 tahun...
& menurut warga lagi dari tiap ukiran – ukiran yang ada ini
memiliki makna tiap ukirnya, karena setelah gua teliti juga tiap ukiran berbeda
– beda antara satu dan yang lainnya, bahkan dalam satu rumah memiliki ukiran
yang berbeda satu sama lainnya...sayangnya gua juga kurang mendalami / kurang
bertanya dengan warga yang mengerti dari makna yang terkandung dalam ukiran ini
(mungkin lain kesempatan saat gua kesini lagi akan gua dalemin soal ini)
Kayu yang di pergunakan juga, menurut info yang gua dapet
merupakan kayu jati berumur puluhan tahun & untuk membuatnya dibutuhkan
waktu yang bertahun – tahun dalam menyelesaikan bagian ukiran, pemahatnya
sendiri merupakan seniman yang sudah ahlinya dalam membuat ukiran Huma Baghi
ini...
Hmm.. done...
Walaupun gua tinggal di Kota Lahat sangat jarang banget gua
pulang ke kampung halaman padahal jaraknya hanya 1 jam dari pusat Kota
Lahat...aroma & suasana yang sangat ciri khas gak bisa gua temuin di tempat
lain, mungkin karena disinilah nenek, papa gua masi kecil, jd gua sangat
memiliki chemistry yang kuat dengan keadaan disini...& kayaknya gua bakal
sering kesini deh walopun Cuma skali dalam setahun, buat mantau kedaan
disini...
Berikut gua lampirkan video dari Huma Baghi yang berada di
Desa Bangke Kec. Kota Agung Kab. Lahat...sengaja gua Share ini biar bermanfaat
bagi kita semua, baik bagi kebutuhan Kebudayaan maupun orang asli Desa Bangka /
Kota Agung dan sekitarnya yang mungkin merindukan suasana kampung
halamannya..... & inget sengaja gua share ini, karena ini merupakan Aset
Lahat, Aset Sumatera Selatan bahkan Aset Cagar Budaya Bangsa, yang patut kita lestarikan
& jaga keberadaannya....& di lain sisi gua juga sangat menyayangkan
karena kurangnya peduli pemerintah maupun masyarakat terhadap warisan sejarah
tersebut, karena tidak sedikit Huma Baghi ini yang telah rusak bahkan telah di
ganti dengan bangunan baru, dengan tidak mempertimbangkan bagian estetika &
warisan budayanya...btw, Huma Baghi ini sendiri bukan berada di Desa Bangke
saja, terdapat juga di beberapa Desa (Kebun Jati, Tanjung Raman, Singapure,
dll) di Kec. Kota Agung Kab. Lahat
Exploitasi silahkan asal jangan merusak bahkan menjual
warisan Budaya ini, karena tidak ada harganya.....
Wassalamualikum
Terimakasih.





0 komentar:
Posting Komentar